Dikutip dari TRIBUN-VIDEO.COM dengan perubahan judul - Tindakan pasangan suami istri bernama Budi dan Putri warga Dusun Jengglong, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu membuat para warga geram.
Baca juga : Heboh! Viral Foto Dosen Mengajar di Kelas, Sekilas Normal, tapi Kekaguman Muncul saat Gambar Diperbesar
Sikap warga yang geram tersebut lantaran perbuatan pasutri yang meninggalkan kelima anaknya yang masih balita di dalam kamar kos.
Dilansir Tribun-Video dari TribunJatim, warga Dusun Jengglong kemudian sepakat tidak akan membiarkan Budi bersama istrinya tinggal di dusun itu lagi.
Selain itu, selama ini mereka juga dikenal memiliki sikap tertutup dan anti sosial terhadap warga.
"Warga di sini sudah tidak mau ketemu sama dua orang ini. Warga menuntut supaya tidak lagi tinggal di sini," kata Istri Kepala Dusun Jengglong, Rina Susanti.
Sementara itu, Kepala Dusun Jengglong, Iwan Rubianto menjelaskan, saat pertama kali datang ke ligkungan dusun, keduanya belum pernah menyerahkan KTP dan Surat Nikah.
Baca juga : Masya Allah, Anak Kecil Tunggui Adik Bayinya saat Sang Ayah Sholat, Tindakan Terakhirnya Buat Netizen Kagum
Bahkan, setelah 5 tahun menyewa kamar kos di dusun tersebut, ketua RT setempat belum mendapatkan kartu identitas atau KTP pribadi Budi dan Putri.
Ketika dimintai Surat Nikah, mereka juga selalu memiliki alasan yang berbelit-belit dan susah untuk dimintai identitasnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Jengglong digegerkan oleh penemuan lima balita di dalam sebuah kamar kos pasangan pasutri dengan keadaan yang memprihatinkan.
Saat ditemukan, kelima balita tersebut terlihat memprihatinkan dengan kondisi kotor dan kelaparan.
Lima balita yang masing-masing berusia 5 tahun, 3 tahun, 2 tahun, 14 bulan, dan satu bulan, ditemukan menangis di kamar kos milik pasangan Budi dan Putri.
Simak videonya di atas! (Tribun-Video.com/ Yulita Futty Hapsari)
Sumber : http://video.tribunnews.com/view/55028/anti-sosial-dan-telantarkan-5-anak-balitanya-di-dalam-kamar-kos-warga-usir-pasutri-ini-dari-desa
